jayengrane/ March 29, 2019/ News/ 0 comments

164

Pemerintah Nusa Tenggara Barat dalam Kepemimpinan Gubernur DR. Zulkieflimansyah, S.E,M.Sc dan Wakil Gubernur DR. H. Siti Rohmi Djalilah, M.Pd tengah menggalakkan program Zero Waste (Bebas Sampah). Hal itu merupakan salah satu bentuk manivestasi dari visi-misi yang telah diutarakan pada beberapa sesi debat pada saat kampanye Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018 lalu.

Tepatnya pada hari Kamis, 28 Maret 2019 Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menerima Dubes Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen bersama rombongannya di ruang kerja Wakil Gubernur yang akrab disapa Ummi Rohmi tersebut.

Dubes Rasmus menyampaikan, kedatangannya ke NTB dalam upaya untuk sharing tentang waste management. Sharing itu sejalan dengan program Gubernur dan Wagub NTB saat ini mengenai Zero Waste. Karena bagaiamanapun juga masalah samapah adalah isu global yang sering menjadi permasalahan yang sangat berarti dan membutuhkan penanganan serius di Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat demi terwujudnya Nusa Tenggara yang bersih dan bebas dari sampah serta terwujudnya NTB yang gemilang memalui program zero waste.

Baca Juga : Zero Waste ditekankan pada Acara PID (Program Inovasi Desa)

Oleh sebab itulah, pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama program yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi NTB 2019-2023. Berbagai langkah kongkrit telah mulai dilakukan untuk mensukseskan program tersebut seperti pembuatan Perda dan menggalakkan pembuatan bank sampah di setiap desa yang sekiranya dapat mendatangkan imbas positif pula terhadap sosial ekonomi masyarakat setempat.

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*