Pemandian Timba Cangging Menelan Korban

91

JayengRane – Ketika berkunjung ke Lokasi Wisata air atau pemandian tentunya harus mengutamakan keselamatan, terlebih jika membawa anak-anak untuk berwisata, maka sebagai orang tua jangan sampai lengah karena tidak selamanya penjaga Objek Wisata pemandian tidak sepenuhnya bisa mengontrol semua pengunjung. Terlebih jika tempat wisata tersebut sedang ramai terutama diakhir pekan atau sedang musim liburan. Seorang bocah megalami nasib naas karena tewas tenggelam saat berwisata di Pemandian Timba Cangging Desa Jurit Selatan, Kecamatan Pringgasela sekitar pukul 15.30 Wita pada Minggu (28/04/2019).

Diketahui bocah bernasib malang tersebut bernama Muhammad Andika Pratama berusia 6 tahun alamat Desa Jenggik Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Saat mengunjungi Tempat Wisata Pemandian Timba Cangging bocah tersebut bersama dengan Ibu dan Pamannya.

Tempat Wisata Fenomenal : Dende Seruni 

Iptu Lalu Jaharudin selaku Kasubag Humas Polres Lombok Timur membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya warga yang meninggal akibat tenggelam di salah satu obyek wisata di Desa Jurit Selatan yang termasuk wilayah kerja Mapolres Lombok Timur saat di konfirmasi.

Lebih lanjut Lalu Jaharudin menjelaskan berdasarkan keterangan saksi kalau korban datang bersama ibu dan  pamannya untuk mandi di obyek wisata tersebut. Setibanya di TKP korban bermain plosatan bersama pamannya di kolam kecil, buakannya tanpa pengawasn, karena paman korban sempat menvidiokan aktifitas bermain prosotan tersebut. Namun sesaat kemduian Ibu korban memanggil pamannya untuk mengambil Sandal  dan korban pun yang sedang bermain ditinggalkan sendiri, sehingga tidak berapa lama pengunjung yang berada dipinggir berteriak melihat anak yang tidak bisa berenang dipinggir kolam besar. Sontak mendengar teriakan tersebut membuat petugas kolam langsung sigap dengan memberikan pertolongan dengan mengangkat korban yang sudah ditemukan mengambang di dalam atas kolam.

Berdasarkan keterangan saksi yang membawa korban, bahwa bocah tersebut menghembuskan nafas terahirnya dalam perjalanan menuju purkesmas, karena sebelumnya korban masih terlihat bergerak dan sempat mendapatkan pertolongan pertama dengan mengeluarkan air dari mulutnya.

Terkait dengan musibah tersebut, orang tua korban menyikapi hal tersebut dengan ikhlas dan lapang dada karena sudah merupakan ketetapan ilahi.

Saat ini kasus tersebut ditangani oleh pihak kepolisian dan telah dilakukan proses visum dan mayat korban telah dibawa ke rumahnya di Dusun Klingkung Desa Jenggik Kecamatan Terara Lombok Timur.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *